Hama Wereng pada padi yang banyak terdapat di Indonesia adalah wereng
coklat atau Nilaparvata lugens yang menghisap cairan tanaman, sehingga
tanaman padi menguning dan menjadi kering. Salah satu bahan alami yang dapat
digunakan untuk membasmi hama wereng coklat adalah daun dan biji Annona
muricata atau sirsak, karena mengandung repellent (penolak serangga) dan
antifeedant (menggurangi nafsu makan serangga).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komposisi dan dosis dari
ekstrak daun dan biji sirsak terhadap mortalitas hama wereng. Penelitian
dilakukan dengan menguji esktrak daun dan biji sirsak yang sudah dibuat terlebih
dahulu. Pengujian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan,
yaitu kontrol menggunakan pestisida Regentekstrak daun 25%, ekstrak daun 50%,
ekstrak biji 25%, ekstrak biji 50% dan ekstrak daun 25% ditambahkan ekstrak biji
25%, dengan 3 ulangan. Pengujian dilakukan dengan menyemprotkan cairan pada
masing-masing 5 populasi wereng. Analisis data dilakukan dengan Uji F
(ANOVA), dilanjutkan dengan Uji lanjut Duncan jika ada perbedaan nyata,
masing-masing pada taraf = 0,05.
Luaran yang diharapkan adalah selain pestisida alami, juga karya tulis
ilmiah (publikasi) di Jurnal Sains Tanah ISSN 1412-3606, Jurusan Ilmu Tanah,
Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Kata kunci: ekstrak daun dan biji sirsak, mortalitas hama