Dalam proses seleksi beasiswa bidikmisi, kriteria yang digunakan sangat banyak dan juga calon peserta yang direkomendasikan mencapai ribuan. Dalam menentukan calon agar tepat sasaran maka dalam paper ini akan dibahas tentang logika fuzzy khususnya Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dengan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) sebagai pendukung keputusan dalam seleksi beasiswa bidikmisi. Proses seleksi ini melalui 2 tahap yaitu berdasar kriteria utama dan kriteria khusus. Kriteria utama yang dimaksud adalah memprioritaskan ketidakmampuan secara ekonomi, potensi akademik, dan urutan kualitas Sekolah . Sedangkan kriteria khusus, memprioritaskan prestasi calon peserta. Selanjutnya setiap peserta memiliki nilai/derajat keanggotaan yang berbeda-beda untuk setiap kriteria. Nilai-nilai tersebut di proses melalui prosedur TOPSIS. Hasil akhir dari proses seleksi ini adalah perangkingan yang merupakan urutan rekomendasi perserta.
Kata kunci: FMDAM, Logika Fuzzy, Seleksi Beasiswa Bidikmisi, TOPSI