PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK DENGAN TUMPUAN DUA KAKI
DAN SATU KAKI TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT
TUNGKAI ATLET SEPAKBOLA DI PS PADMA
SLEMAN YOGYAKARTA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) membuktikan latihan
pliometrik dengan tumpuan dua kaki berpengaruh terhadap peningkatan power
otot tungkai atlet sepakbola, (2) membuktikan latihan pliometrik dengan tumpuan
satu kaki berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai atlet sepakbola,
(3) membuktikan metode latihan yang lebih efektif dari kedua metode di atas
dalam meningkatkan power otot tungkai atlet sepakbola.
Metode dalam penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen.
Subjek penelitian ini adalah semua atlet sepakbola yang ada di PS PADMA
Sleman yang berumur 17 tahun keatas sebanyak 24 atlet. Instrumen dalam
penelitian ini berupa tes pliometrik tumpuan dua kaki dan pliometrik tumpuan
satu kaki. Teknik pengumpulan data menggunakan tes awal (pre-test) dan tes
akhir (post-test). Teknik analisis data menggunakan uji t.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) berdasarkan hasil analisis data
diketahui bahwa ada pengaruh latihan pliometrik dengan tumpuan satu kaki
terhadap peningkatan power otot tungkai atlet sepakbola di PS PADMA Sleman.
Hal ini ditunjukkan dari nilai t
hitung
lebih besar dibanding t
(7,903>2,201), dan
nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05); (2) berdasarkan
hasil analisis data diketahui bahwa ada pengaruh latihan pliometrik dengan
tumpuan dua kaki terhadap peningkatan power otot tungkai atlet sepakbola di PS
PADMA Sleman. Hal ini ditunjukkan dari nilai t
hitung
tabel
lebih besar dibanding t
(5,411>2,201), dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05
(0,000<0,05); (3) hasil analisis data diketahui bahwa nilai metode latihan
pliometrik tumpuan satu kaki lebih efektif dalam meningkatkan power otot
tungkai atlet sepakbola dibanding metode latihan pliometrik dengan tumpuan dua
kaki di PS PADMA, Sleman. Hal ini ditunjukkan dari nilai gain score pada
pliometrik tumpuan satu kaki sebesar 0,235 lebih besar dibanding nilai gain score
pada pliometrik tumpuan dua kaki sebesar 0,132 atau (0,235>0,132).
tabe