research

KARAKTERISASI BIODEGRADASI POLIMER

Abstract

Biodegradasi polimer dapat terjadi akibat serangan secara mikrobiologis terhadap material tersebut. Mikroorganisme mempunyai kemampuan memproduksi bermacam-macam enzim yang dapat bereaksi dengan polimer. Fenomena biodegradasi polimer terlihat dari fakta bahwa dalam siklus makanan di alam, secara langsung atau tidak, cepat atau berangsur-angsur, material yang ada akan berkurang jumlahnya, artinya material tersebut sebagian atau seluruhnya digunakan sebagai sumber nutrisi oleh mikroorganisme. Pada kajian ini diungkapkan berbagai teknik karakterisasi dalam biodegradasi polimer. Teknik karakterisasi yang akan dibahas meliputi analisis kuantitatif melalui teknik penimbangan, analisis gugus fungsi dengan Fourier Transform Infra Red, sifat termal melalui teknik Differential Thermal Analysis (DTA), kristalinitas melalui teknik X-Ray Diffraction (XRD), serta pengamatan permukaan dengan teknik Scanning Electron Microscopy (SEM). Berdasarkan hasil analisis kuantitatif selama biodegradasi dapat ditentukan kehilangan massa dan laju kehilangan massa (biodegradabilitas) polimer sehingga dapat diketahui kemudahan biodegradasi dari polimer. Analisis gugus fungsi dengan teknik Fourier Transform Infra Red dapat menunjukkan perubahan gugus fungsi akibat biodegradasi. Analisis sifat termal dapat menunjukkan perubahan sifat termal meliputi perubahan transisi gelas atau temperatur leleh serta temperatur degradasi akibat biodegradasi. Analisis kristalinitas dapat menunjukkan perubahan keteraturan struktur polimer akibat biodegradasi. Pengamatan permukaan dengan alat SEM dapat menunjukkan kerusakan permukaan akibat biodegradasi

    Similar works