research

Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan Think Pair Share (TPS) Pada Pokok Bahasan Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas X SMA se Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2015/2016

Abstract

ABSTRAK Ratna Herawati. S851408035. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dan Think Pair Share (TPS) pada Pokok Bahasan Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas X SMA Se Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2015/2016. Pembimbing I: Prof. Dr. Budiyono, M. Sc. Pembimbing II: Dr. Budi Usodo, M. Pd. Tesis. Program Magister Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 2015. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa yang diberikan model pembelajaran kooperatif tipe GI, model pembelajaran kooperatif tipe TPS atau pembelajaran langsung. (2) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan gaya belajar visual, auditori atau kinestetik. (3) Pada kategori gaya belajar visual, auditori, maupun kinestetik, manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa yang diberikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI), Think Pair Share (TPS) atau model pembelajaran langsung. (4) Pada model pembelajaran kooperatif tipe GI, TPS, maupun langsung, manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3x3. Populasi penelitian ini adalah semua siswa SMA kelas X di Kabupaten Sukoharjo tahun ajaran 2015/2016 yang menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 269 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan awal siswa dengan materi eksponen dan logaritma untuk mengetahui keseimbangan populasi. Untuk mengumpulkan data digunakan tes prestasi belajar matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan kuadrat dan untuk mengetahui gaya belajar siswa digunakan angket gaya belajar siswa. Uji hipotesis menggunakan analisis variasi dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi α = 0,05. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran langsung, dan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran langsung. (2) Prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori dan kinestetik, dan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik. (3) Pada kategori gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran langsung, dan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran langsung. (4) Pada model pembelajaran kooperatif GI, TPS, maupun model pembelajaran langsung, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori dan kinestetik, dan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik. Kata kunci: GI, TPS, Model Pembelajaran Langsung, Gaya Belajar, Prestasi Belajar Matematik

    Similar works