Kirei Agessonia Olyvianti
G0109045
Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran
Universitas Sebelas Maret Surakarta
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya locus of control internal dan
komunikasi interpersonal dalam meminimalisir stres kerja pada anggota
kepolisian. Jika stres kerja terjadi pada anggota kepolisian maka dapat berdampak
negatif pada pelaksanaan pekerjaannya yang terkait sebagai instansi keamanan
negara, seperti penyalahgunaan senjata tajam, tindakan agresi, serta tidak
optimalnya dalam melaksanakan tugas. Stres kerja adalah respon individu
terhadap tekanan yang berlebihan ditempat kerja yang terjadi karena
ketidaksesuaian karakteristik kepribadian dan karakteristik pekerjaan sehingga
terjadi ketegangan fisik maupun psikologis yang dapat mempengaruhi emosi,
proses berfikir dan kondisi seseorang dalam bekerja. Terjadinya stres kerja diduga
terkait dengan locus of control internal dan komunikasi interpersonal. Locus of
control internal yang rendah dan komunikasi interpersonal yang rendah diduga
dapat menyebabkan stres kerja pada anggota kepolisian.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Hubungan antara locus of
control internal dan komunikasi interpersonal dengan stres kerja, (2) Hubungan
antara locus of control internal dengan stres kerja, dan (3) Hubungan antara
komunikasi interpersonal dengan stres kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian
korelasional, dengan responden penelitian 95 orang yang diperoleh dengan teknik
purposive random sampling. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji
hipotesis pertama adalah analisis regresi berganda, adapun uji hipotesis kedua dan
ketiga menggunakan analisis korelasi parsial.
Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai p = 0,000 (p<0,05) dan
Fhitung = 50,775 > Ftabel
= 3,10. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan
negatif yang signifikan antara locus of control internal dan komunikasi
interpersonal dengan stres kerja. Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan
bahwa ada hubungan negatif antara locus of control internal dengan stres kerja
dengan r = -0,325, dan p = 0,000 (<0,05) serta ada hubungan negatif antara
komunikasi interpersonal dengan stres kerja dengan nilai r = -0,610 dan p = 0,000
(<0,05). Nilai R
2
sebesar 0,525, artinya locus of control interpersonal dan
komunikasi interpersonal secara bersama-sama memberi sumbangan efektif
sebesar 52,5%.
Kata kunci: stress kerja, locus of control internal, komunikasi interpersonal,
kepolisian