Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe II merupakan suatu penyakit kelainan metabolik dengan
karakterteristik hiperglikemia atau peningkatan kadar glukosa darah akibat defisiensi insulin
relatif. Diabetes Melitus tipe II dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk obesitas dan hipertensi.
obesitas diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi melalui pembentukan plaque
di pembuluh darah yang dapat mengurangi diameter pembuluh darah dan meningkatkan
resistensi perifer pembuluh darah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian
hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe II disertai dengan obesitas dan tanpa obesitas di
RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dimana
teknik sampling yang digunakan adalah fixed disease sampling. Penelitian yang dilakukan di
RSUD Dr Moewardi Surakarta ini mengambil besar sampel sebanyak 100 orang pada rentang
usia 31-60 tahun yang terdiri dari 50 pasien Diabetes Melitus tipe II yang disertai dengan
obesitas sebagai kelompok kasus dan 50 pasien Diabetes Melitus tipe II yang tidak disertai
dengan obesitas sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan metode Chi-
Square dengan alat bantu SPSS 21,00.
Hasil: pada penelitian yang telah dilakukan didapatkan data yaitu pada kelompok kasus terdapat
42 pasien Diabetes Melitus tipe II yang obesitas dan disertai hipertensi (83%) serta 8 pasien
Diabetes Melitus tipe II yang obesitas dan tidak disertai hipertensi (20,8%), sedangkan pada
kelompok kontrol didapatkan 11 pasien Diabetes Melitus yang tidak obesitas dan disertai dengan
hipertensi (17%) serta 39 pasien Diabetes Melitus tipe II yang tidak obesitas dan tidak disertai
dengan hipertensi (79,2%). Sehingga dari hasil uji Chi-Square didapatkan hitung sebesar
38,579 dengan derajat bebas 1. Dengan hasil Odds Ratio antara obesitas dan hipertensi pada
Diabetes Melitus tipe II sebesar 18,614 dengan nilai 95% interval kepercayaan sebesar 6,782
sampai 51,087. Hasil uji Chi-Square juga menunjukkan signifikansi sebesar 0,000 yang berarti
terdapat hubungan antara obesitas dan hipertensi pada penderita Diabetes Melitus tipe II di
RSUD Dr. Moewardi Surakarta (p = 0,000).
Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Diabetes Melitus tipe II yang disertai
dengan obesitas dapat meningkatkan kejadian hipertensi. Diabetes Melitus tipe II yang disertai
dengan obesitas mempunyai risiko untuk meningkatkan kejadian hipertensi dibandingkan dengan
Diabetes Melitus tipe II yang tidak disertai obesitas. Dari hasil analisis hubungan variabel
obesitas dan hipertensi menunjukkan hubungan yang bermakna atau signifikan antara kedua
variabel. Artinya antara variabel obesitas dan variabel hipertensi memiliki hubungan yang
bermakna.
Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, Obesitas, Hipertensi