Sistem produksi merupakan contoh dari sistem kejadian diskret (SKD). Karakteristik dari SKD adalah dinamika berjalan yang berarti bahwa proses operasi dapat dimulai setelah semua proses sebelumnya terselesaikan. Dalam menyelesaikan permasalahan SKD dapat menggunakan aljabar maks-plus dengan mengubah persamaan nonlinier menjadi persamaan linier. Aljabar maks-plus adalah himpunan R ∪ {−∞} yang dilengkapi operasi maksimum (⊕) dan jumlah (⊗). Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan penjadwalan sistem produksi harian umum Solopos di PT. Solo Grafika Utama dengan menggunakan sistem produksi tipe serial dalam aljabar maks-plus. Dari pengamatan proses produksi harian umum Solopos, kemudian disusun persamaan sistem produksi dalam bentuk x(k + 1) = A ⊗ x(k) ⊕ B ⊗ u(k + 1) dan y(k) = C ⊗ x(k). Selanjutnya menentukan matriks A¯, dengan A¯ = A ⊕ B ⊗ C. Supaya penjadwalan sistem produksi berjalan secara periodik, ditentukan periode dan waktu awal yang baik untuk mengawali sistem produksi, yaitu dengan menentukan nilai eigen dan vektor eigen dari matriks A¯. Hasil dari penelitian ini, dapat disusun jadwal sistem produksi harian umum Solopos di PT. Solo Grafika Utama