research

ANALISIS PEMASARAN PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH KERAJINAN KALIGRAFI KULIT KAMBING DI KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN SUKOHARJO

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mempunyai peran menyediakan barang dan jasa serta berkontribusi terhadap penyediaan lapangan pekerjaan dan pendapatan devisa negara. Kabupaten Sukoharjo memiliki banyak UMKM yang memiliki 14 komoditi unggulan, salah satunya yaitu komoditi kerajinan kaligrafi kulit kambing yang terletak di Kecamatan Sukoharjo. Mayoritas produsen kerajinan kaligrafi di Kecamatan Sukoharjo memiliki keterbatasan akses untuk melakukan pemasaran yang efisien, sehingga mengakibatkan munculnya pedagang perantara dalam sistem pemasarannya yang mengakibatkan perbedaan harga yang cukup jauh di tingkat produsen dan konsumen. Besar kecilnya bagian yang diterima produsen kerajinan kaligrafi akan menunjukkan apakah suatu sistem pemasaran berjalan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, harga, biaya pemasaran, margin pemasaran, keuntungan dan efisiensi pemasaran kerajinan kaligrafi kulit kambing di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 20 Desember 2014 sampai tanggal 25 Februari 2015. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 30 produsen kerajinan kaligrafi kulit kambing, 3 pedagang pengumpul dan 6 pedagang pengecer. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, kantor Kecamatan Sukoharjo dan instansi lain yang relevan. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, margin, keuntungan dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 saluran pemasaran kerajinan kaligrafi kulit kambing yaitu, saluran I: Produsen ke konsumen, saluran II: Produsen ke pedagang pengecer ke konsumen, saluran III: Produsen ke pedagang pengumpul ke pedagang pengecer ke konsumen. Biaya pemasaran tertinggi terdapat pada saluran III sebesar Rp921,00 dan terendah adalah saluran I sebesar Rp0,00. Margin pemasaran tertinggi terdapat pada saluran III sebesar Rp10.000,00 dan terendah adalah saluran I sebesar Rp0,00. Keuntungan pemasaran tertinggi terdapat pada saluran III Rp9.079,00 sedangkan terendah adalah saluran I sebesar Rp0,00. Nilai efisiensi pemasaran tertinggi terdapat pada saluran I sebesar 100%, diikuti saluran II sebesar 89%, saluran III sebesar 73%. Ketiga saluran pemasaran sudah efisien karena nilai efisiensi yang diperoleh >50%. Saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran I, namun yang paling banyak digunakan oleh produsen adalah saluran III. Produsen memilih menjual kerajinan kaligrafi kulit kambing kepada pedagang pengumpul karena prosesnya lebih mudah, biaya pemasaran lebih sedikit, faktor kebiasaan dan kepercayaan produsen terhadap pedagang pengumpul serta mencakup pemasaran yang lebih luas dibandingkan jika produsen menjual langsung kepada konsumen. Kata Kunci: Kerajinan kaligrafi kulit kambing, Saluran pemasaran, Biaya, Margin, Efisiensi pemasaran

    Similar works