UJI ANTAGONIS BAKTERI RIZOSFER TANAMAN PADI (Oryza sativa) DARI SAWAH ORGANIK
DI KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI TERHADAP CENDAWAN PATOGEN
Rhizoctonia solani SECARA IN VITRO
Peningkatan produksi tanaman padi salah satunya dengan cara pemupukan.
Penggunaan pupuk kimia dapat menimbulkan dampak negatif, sehingga
dikembangkan sistem pertanian organik. Rhizoctonia solani merupakan
cendawan patogen yang menyerang tanaman padi, sehingga dapat menurunkan
produksi tanaman padi. Bakteri rizosfer dapat menghasilkan senyawa yang dapat
menghambat pertumbuhan cendawan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk
mengisolasi dan menguji aktivitas penghambatan bakteri rizosfer tanaman padi
(Oryza sativa) dari sawah organik di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali
terhadap cendawan patogen Rhizoctonia solani sebagai penelitian awal untuk
pengembangan pupuk hayati. Pengambilan sampel tanah rizosfer dilakukan di
Kecamatan Mojosongo yaitu kawasan sawah organik Pangudi Bogo, Pangudi
Raharjo, dan Budi Rahayu. Bakteri rizosfer diisolasi dari tanah rizosfer tanaman
padi organik dengan metode streak di media NA. Cendawan patogen diisolasi dari
tanaman padi yang terindikasi penyakit yang disebabkan oleh Rhizoctonia solani
yang ditanam di media PDA. Uji antagonisme bakteri rizosfer terhadap
Rhizoctonia solani dilakukan dengan metode dual culture secara in vitro. Dari
penelitian ini 12 isolat bakteri didapatkan. Empat diantara 12 isolat memiliki
aktivitas penghambatan terhadap cendawan patogen Rhizoctonia solani yaitu A5,
B1, C1, dan C2. Hasil uji antagonis menunjukkan persentase penghambatan isolat
bakteri rizosfer C1 sebesar 70%, C2 sebesar 52,22% , isolat A5 sebesar 44,44% ,
dan B1 sebesar 27,78%.
Kata kunci: uji antagonis, rizosfer, padi, Rhizoctonia solani, sawah organi