research

Respon Kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap Pemberian IBA dan BAP secara In Vitro

Abstract

: Penggunaan kencur sebagai tanaman obat mulai meningkat di tengah masyarakat. Namun, produksi kencur masih rendah dan rentan terhadap hama penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi IBA dan BAP pada pertumbuhan kencur secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta, mulai bulan Juli 2014 hingga Agustus 2015 dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yakni konsentrasi IBA dan faktor kedua adalah konsentrasi BAP dengan masing-masing faktor memiliki 5 taraf ( 0 ppm, 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan 4 ppm), setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil menunjukkan Induksi tunas tercepat (5 HST) terdapat pada perlakuan BAP 1 ppm dan IBA 1 ppm, saat muncul akar tercepat (7 HST) dan saat muncul daun tercepat (10 HST) terdapat pada perlakuan IBA 2 ppm dan BAP 4 ppm. Kata Kunci : Tanaman obat, in vitro, IBA, BA

    Similar works