research
HUBUNGAN KEBISNGAN DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PEKERJA PADA BAGIAN INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT KOTA MAKASSAR
- Publication date
- Publisher
Abstract
Suara-suara yang berada di tempat kerja dapat menimbulkan kebisingan. Dampak utama dari kebisingan di tempat kerja adalah kerusakan indera-indera pendengaran yang lama-kelamaan dapat menyebabkan ketulian pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, lama paparan, masa kerja, dan intensitas bising dengan gangguan pendengaran pada pekerja instalasi gizi rumah sakit Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi adalah 200 orang dan sampel sebanyak 73 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara umur (p=0,000 dan r=0,431), lama pemaparan (p=0,007 dan r=0,311), dan masa kerja (p=0,002 dan r=0,362) dengan gangguan pendengaran pada pekerja instalasi gizi rumah sakit Kota Makassar tahun 2014. Sedangkan intensitas kebisingan (p=0,277 dan r=0,129) tidak memiliki hubungan dengan gangguan pendengaran pada pekerja instalasi gizi rumah sakit Kota Makassar tahun 2014. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara umur, lama paparan, dan masa kerja dengan gangguan pendengaran sedangkan intensitas bising tidak terdapat hubungan dengan gangguan pendengaran pada pekerja di instalasi gizi Rumah Sakit Kota Makassar tahun 2014