research
EKSPLORASI NIKEL MENGGUNAKAN METODA RESISTIVITY
- Publication date
- Publisher
Abstract
Nikel terbentuk dari batuan ultramafik yang mengalami pelapukan, sehingga membentuk sebaran nikel laterit di bawah permukaan bumi. Dalam penentuan sebaran nikel laterit di daerah penelitian Soroako, Sulawesi Selatan dilakukan survei geofisika menggunakan metoda Electrical Resistivity Tomography (ERT) berupa data resistivitas yang dihubungkan dengan data bor. Kedua data menghasilkan gambaran profil nikel laterit secara vertikal dari atas ke bawah yaitu lapisan limonit (100 ohm.meter ??? 700 ohm.meter), lapisan saprolit (0 ??? 400 ohm.meter) dan lapisan bedrock (300 - 700 ohm.meter). Lapisan Limonit memiliki ketebalan rata-rata 15 meter. Lapisan saprolit memiliki kedalaman rata-rata 12 meter sampai dengan 45 meter di bawah permukaan bumi dengan ketebalan rata-rata 33 meter. Lapisan bedrock Kedalaman rata-rata 45 meter di bawah permukaan bumi