research

HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA TAHANAN POLRESTABES KOTA MAKASSAR

Abstract

Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kota Makassar meningkat setiap tahunnya berdasarkan laporan Rekapitulasi Tahanan Polrestabes Kota Makassar. Adapun faktor yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba terbagi atas tiga, yaitu faktor zat, individu dan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara faktor individu yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan, merokok, konsumsi alkohol dengan penyalahgunaan narkoba pada tahanan Polrestabes Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi dari penelitian ini adalah tahanan Polrestabes Kota Makassar bulan Oktober hingga Desember 2013. Sebanyak 85 responden dipilih dengan menggunakan exhaustive sampling dan diwawancara di rumah tahanan Polrestabes dan Rutan KLAS I Makassar. Analisis data bivariat menggunakan uji chi square dengan CI 95%. Sebanyak 60 responden mengaku pernah menyalahgunakan narkoba, jenis narkoba yang paling sering disalahgunakan adalah shabu-shabu. Hasil uji statistik pada 5 variabel penelitian menunjukkan 2 variabel berhubungan, yaitu merokok (p=0,009) dan konsumsi alkohol (p=0,002). Sedangkan 3 variabel lainnya tidak menunjukkan adanya hubungan, yaitu kelompok umur, tingkat pendidikan dan status pekerjaan (p=0,693; p=0,730; p=0,955). Untuk menurunkan angka penyalahguna narkoba, diharapkan pihak polrestabes semakin giat melalukan rasia minuman keras

    Similar works