research
PENERAPAN TEKNOLOGI AUGMENTASI DAN KONSERVASI PARASITOID TRICHOGRAMMA SP. SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI HAMA KEDELAI (IBM KELOMPOK TANI KEDELAI DI KABUPATE PANGKEP)
- Publication date
- Publisher
Abstract
Kegiatan ini dilakukan bersama dengan mitra yaitu kelompok tani Purnama yang berlokasi di kawasan pabrik semen Tonasa, tepatnya di Kelurahan Balleangin Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep. Jaraknya dari ibukota kecamatan kurang lebih 23 km dan kurang lebih 60 km dari kota Makassar, Masalah yang dihadapi mitra adalah pemahaman tentang OPT (hama, penyakit dan gulma) serta musuh alami sehingga tidak tepat dalam pemilihan metode pengendaliannya. Metode pengendalian penggerek polong kedelai di pertanaman adalah penggunaan insektisida yang cukup intensif, cenderung berlebihan dan digunakan tidak secara bijaksana sehingga menyebabkan timbulnya resistensi hama dan matinya musuh alami (parasitoid dan predator) sehingga perlu pengendalian lain yang ramah lingkungan. Langkah praktis untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pembinaan terhadap mitra dengan pengelolaan lahan bagi petani sebagai alat produksi utama dan peningkatan kapasitas petani melalui penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi/percontohan. Hasil dari kegiatan ini yaitu suatu metode pengendalian hama penggerek polong kedelai yang berwawasan lingkungan dengan menggunakan parasitoid Trichogramma sp. dan dampak posistifnya terhadap peserta adalah 1) peserta mampu membedakan antara hama dan musuh alami; 2) peserta sudah terampil dalam perbanyakan massal parasitoid Trichogramma sp. dan inangnya (C. cephalonica), hingga mengaplikasikannya ke pertanaman; 3) peserta dapat mengelola gulma dipertanamannya dalam rangka konservasi parasitoid Trichogramma sp.; 4) Produksi kedelai lebih tinggi pada demplot dengan kegiatan konservasi dan augmentasi parasitoid Trichogramma sp. daripada dengan lahan yang dikelola sesuai kebiasaan petani setempat dan 5) Petani tidak lagi bergantung dengan pestisida sehingga akan mengurangi biaya saprodi dan efek negatifnya terhadap lingkungan sehingga pada akhirnya akan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan petani