research
KARAKTERISTIK TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN ANOPHELES SP. DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTO BAHARI KABUPATEN BULUKUMBA
- Publication date
- Publisher
Abstract
Nyamuk Anopheles sp. merupakan faktor utama penular malaria yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Berperan sebagai vektor, keberadaan dan kelangsungan hidup Anopheles sangat dipengaruhi oleh kondisi tempat perkembangbiakan (breeding site), baik faktor abiotik, biotik maupun sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik tempat perkembangbiakan (breeding site) nyamuk Anopheles sp. di Wilayah Kerja Puskesmas Bonto Bahari pada bulan Maret 2014. Jenis penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel secara accidental sampling. Berdasarkan hasil penelitian telah dari 6 jenis habitat perkembangbiakan larva Anopheles sp., yaitu rawa, bak cuci kaki, bak penampungan air, selokan, genangan air dan wadah minum ternak memiliki berkisar antara 25-32??C, pH air antara 7,5-11,1, salinitas 0% dan pada umumnya habitat terlindung dari sinar matahari langsung. Kepadatan larva Anopheles tertinggi ditemukan di rawa1, yaitu 12,3 larva/cidukan dan vegetasi yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Sprogyra sp., Tectona grandis sp., Ipomoea pes-caprae, Lantana camara, dan Mangifera sp. serta fauna sebagai kompetitor bagi larva Anopheles sp., yaitu Rana sp. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa beberapa faktor abiotik mapun biotik pada habitat berperan penting dalam perkembangbiakan nyamuk Anopheles sp