research

STUDI PERMEABILITAS CAMPURAN ASPAL BERPORI BERBASIS ASPAL BUTON (ASBUTON)

Abstract

Campuran aspal berpori (Porous Asphalt) adalah salah salu jenis campuran aspal yang sedang\ud dikembangkan untuk konstruksi wearing course untuk dapat digunakan di Indonesia. Campuran aspal ini menggunakan gradasi terbuka (open graded) yang didominasi oleh agregat kasar, untuk mendapatkan pori yang cukup tinggi sehingga diperoleh tingkat permeabilitas campuran yang tinggi, dimana permeabilitas difungsikan untuk subsurface drain. Di sisi lain, peningkatan kebutuhan aspal secara nasional di Indonesia tidak dapat dipenuhi oleh produksi aspal minyak dalam negeri, sehingga setengah dari jumlah tersebut masih harus diimpor. Salah satu alternatif yang dapal diperlimbangkan untuk mengurangi impor aspal minyak adalah memanfaatkan sumber daya mineral alam yang terdapat di Pulau Buton yaitu Asbuton. Dalam konteks kedua isu tersebut, studi ini bertujuan menganalisis lingkat permeabilitas campuran aspal berpori yang menggunakan asbuton sebagai bahan pengikat campurqn. Dalam hal ini, akan dilihat sejauh mana penggunaan Asbuton dapat menunjang kinerja campuran aspal berpori, mengingat dalan Asbuton mengandung mineral yang dapat menyumbal pori-pori yang ada dalam campuran.Sludi ini berbasis penelitian ekperimental di !aboratorium, dimana jenis gradasi campuran aspal berpori yang digunakan adalah gradasi Jepang. Penelitian menggunakan 60 briket benda uji untuk 5 variasi kadar aspal dalam rangka menenlukan nilai kadar aspal oplimum campuran. Selanjutnya, dilakukan pengujian waklu pengaliran air di dalam campuran aspal berpori pada kondisi campuran optimum yang menggunakan l2 briket benda\ud uji.Berbagoi kinerja campuran aspal berpori dianalisis lebih lanjul berdasarkan data-data hasil\ud pengujian, nilai cantabro, nilai porositas, nilai permeabilitas dqn lain-lain.Hasil-hasil pengujian dan analisis memperlihatkan bahwa campuran ospal berpori berbasis asbulon yang menggunakan gradasi Jepang mempunyai Cantabro sebesar 13,01%o, nilai porositas sebesar 15,81%, nilai kecepotan pengaliran sebesar 0, 143 cm/dtk, nilai Binder drain-down sebesar 0,08%, dan nilai stabilitas marshall sebesar 952,92 kg.Hasil-hasil ini mengindikasikan potensi kelayakan yang cakup dalam penggunaan cqntpuran aspal berpori berbasis Asbuton.Namun demikian, masih diperlukan analisis lebih lanjut terkait dengan kinerja durabilitas campuran aspal berpori pada berbagai variasi kondisi lingkungan yong beriHim tropis seperli Indonesia

    Similar works