Fenomena dewasa awal penggemar K-pop terjadi ketika mereka
interaksi langsung di media sosial yang hanya dilakukan hubungan satu arah saja.
Pada periode dewasa awal ini mereka mampu dalam menentukan jati diri dan
mampu dalam melakukan sebuah hubungan dengan lawan jenisnya. Relasi
Parasosial merupakan suatu hubungan imajiner antara penggemar K-pop dengan
idola K-pop favorit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran relasi
parasosial pada dewasa awal penggemar K-pop. Subjek pada penelitian ini
merupakan dewasa awal penggemar K-pop yang memiliki satu idola favorit dan
memiliki media sosial sebagai penunjang mereka dalam berinteraksi dengan idola.
Dewasa awal penggemar K-pop dalam penelitian ini sebanyak 204 subjek dengan
menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik sampling yang digunakan yaitu
teknik voluntary sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat
ukur celebrity persona parasocial interaction scale (CPPI) Bocarnae & Brown
(2007) yang telah diadaptasi oleh Alhusna (2022) dengan hasil reliabilitas .913
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas dewasa awal penggemar K-pop
memiliki relasi parasosial tinggi terhadap idolanya sebesar (98,0%). Selain itu,
penelitian ini juga menunjukkan ada perbedaan pada relasi parasosial dewasa awal
berdasarkan faktor demografis usia.
Kata Kunci: Dewasa Awal, Penggemar K-pop, Relasi Parasosi