Perbedaan Body Dissatisfaction, Kecenderungan Eating Disorders, dan Kualitas Tidur pada Penggemar K-pop dan Non K-pop (Studi pada Perempuan Berusia 20-25 Tahun di Indonesia)

Abstract

Latar Belakang: Penggemar K-pop di Indonesia didominasi oleh 92,1% perempuan berusia 20-25 tahun. Penggunaan media sosial berlebih pada penggemar K-pop menjadi salah satu penyebab terjadinya body dissatisfaction, kecenderungan eating disorders, dan kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan body dissatisfaction, kecenderungan eating disorders, dan kualitas tidur pada perempuan berusia 20-25 tahun penggemar K-pop dan non K-pop di Indonesia. Metodologi: Studi analitik observasional dengan metode cross sectional pada 109 penggemar K-pop dan 106 penggemar non K-pop berusia 20-25 tahun di Indonesia menggunakan teknik consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan secara daring dengan google form. Data body satisfaction, kecenderungan eating disorders, dan kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner body dissatisfaction scale, eating attitude test-26, dan pittsburgh sleep quality indeks (PSQI). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan body dissatisfaction penggemar K-pop tinggi (72,5%) dan penggemar non K-pop rendah (63,2%). Penggemar K-pop memiliki kecenderungan eating disorders (62,4%) dan penggemar non K-pop tidak memiliki kecenderungan eating disorders. Kualitas tidur pada penggemar K-pop (85,3%) dan penggemar non K-pop (78,3%) buruk. Terdapat perbedaan signifikan pada body dissatisfaction (p=0,0001) dan kecenderungan eating disorders (p=0,0001). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada kualitas tidur (p=0,182) antara penggemar K-pop dan penggemar non K-pop di Indonesia. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pada body dissatisfaction dan kecenderungan eating disorders serta tidak terdapat perbedaan kualitas tidur perempuan penggemar K-pop dan penggemar non K-pop di Indonesia

    Similar works