TEOLOGI MUSTADH’AFIN DALAM SURAT AN-NISA AYAT 97 DAN 98 PERSPEKTIF IMAM AL-ALŪSĪ : (STUDI KITAB TAFSIR RUH AL-MA’ANI)

Abstract

This research analyzes the mustadh'afin theology in Surah an-Nisa verses 97 and 98 from the perspective of Imam al-Alūsī in his book Ruḥ al-Maʿānī, in outline explaining the command to the mustadh'afin to fight against various forms of oppression. Mustadh'afin are a group of people who are targeted for oppression because they have been weakened physically, intellectually, economically and in their thinking and have no enthusiasm for life. Using the Tafsir Ruḥ al-Maʿānī book in analyzing the meaning contained in the mustadh'afin verses, the aim of this research is to find the implied meaning, because the book Tafsir Ruḥ al-Maʿānī uses the Isyari or amali Sufism interpretation style. The method used in this research is library research with a descriptive analytical approach, using the book Tafsir Ruḥ al-Maʿānī as a primary source and secondary sources taken from scientific research on the mustadh'afin. Reviewing the mustadh'afin in general and based on Imam al-Alūsī's interpretation provides a structured understanding in this research, thereby keeping the discussion focused on one topic in finding reformers in the Islamic intellectual treasures. Keywords: Mustadh'afin, Book of Ruḥ al-Maʿānī, Thoughts of Imam al-Alūsī.            Penelitian ini menganalisis teologi mustadh’afin pada surat an-Nisa ayat 97 dan 98 perspektif Imam al-Alūsī dalam kitab karyanya Ruḥ al-Maʿānī, secara garis besar menjelaskan perintah kepada kaum mustadh’afin untuk melawan terhadap berbagai bentuk penindasan. Mustadh’afin merupakan kelompok orang yang menjadi sasaran untuk ditindas karena mereka sudah dilemahkan secara fisik, kecerdasan, ekonomi, dan pemikirannya yang tidak memiliki semangat untuk hidup. Menggunakan kitab Tafsir Ruḥ al-Maʿānī dalam menganalisis makna yang terkandung dalam ayat-ayat mustadh’afin, bertujuan agar penelitian ini menemukan makna tersiratnya, karena kitab Tafsir Ruḥ al-Maʿānī menggunakan corak tafsir isyari atau tasawuf amali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu library research dengan pendekatan deskriptif analitis, menjadikan kitab Tafsir Ruḥ al-Maʿānī sebagai sumber primer dan sumber sekunder diambil dari penelitian ilmiah tentang kaum mustadh’afin. Meninjau kaum mustadh’afin secara umum dan berdasarkan penafsiran Imam al-Alūsī memberikan pemahaman yang terstruktur dalam penelitian ini, sehingga menjaga pembahasan untuk fokus satu topik dalam menemukan pembaharu pada khazanah intelektual Keislaman. Kata Kunci: Kaum Mustadh’afin, Kitab Ruḥ al-Maʿānī, Pemikiran Imam al-Alūsī

    Similar works