UJI KUANTITATIF FLAVONOID TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BIJI SACHA INCH (Plukenetia volubilis) DENGAN METODE 2,2 difenil-1- pikrilhidrazil
Sacha inchi (Plukenetia volubilis) merupakan tanaman dalam
keluarga kacang-kacangan yang tumbuh di wilayah Andes Amerika Selatan.
Tanaman Sacha Inchi di Indonesia termasuk tanaman yang baru dikenal oleh
petani dan juga masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa
aktif, kadar flavonoid total, dan aktivitas antioksidan yang terdapat pada tanaman
sacha inchi (Plukenetia volubilis).
Metode: Metode penelitian yang bersifat eksperimental, yaitu penelitian yang
dilakukan di laboratorium. Data yang diperoleh dari hasil penelitian berupa data
kualitatif dan kuantitatif. Skrining fitokimia ekstrak biji sacha inchi menggunakan
metode uji warna kemudian dianalisis kadar flavonoid total dan aktivitas
antioksidannya dengan menggunakan metode DPPH. Data dianalisis
menggunakan SPSS.
Hasil: Sacha inchi positif mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid,
saponin, dan tanin. Kadar flavonoid yang didapatkan sebesar 27,1 mgQE/g
ekstrak. Sedangkan aktivitas antioksidan yang diukur dari konsentrasi 100, 200,
300, 400, 500 ppm menunjukkan nilai IC 50 445,332 µg/ml dengan nilai %inhibisi
20,287-53,484% yang artinya pada penelitian ini ekstrak etanol biji sacha inchi
(Plukenetia volubilis) tidak menunjukkan aktivitas antioksidan. Hasil analisis data
SPSS menunjukkan nilai homogenitas 0,385 (p>0,05), uji One-Way Anova 0,000
(p<0,05) dan uji Post Hoc 0,000 (p<0,05).
Simpulan: Kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol biji sacha inchi
yaitu flavonoid, saponin, dan tanin, kadar flavonoid total ekstrak etanol biji sacha
inchi sebesar 27,1 mgQE/g ekstrak, dan analisis aktivitas antioksidan tidak
menunjukkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC 50 445,332 µg/ml