research

SUBSITENSI JANDA BURUH PENGRAJIN TALI TAMPAR DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA ( STUDI PADA DESA BAGELENAN KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR)

Abstract

Fenomena usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi oleh janda buruh perempuan Desa Bagelenan dengan menjadi pengrajin tali tampar, masyarakat pedesaan terdapat kondisi mempertahankan diri pada situasi untuk mempertahankan terpenuhinya kebutuhan pokok atau pada suatu kondisi subsisten. rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana subsistensi janda buruh dalam memenuhi kebutuhan keluarga di pengrajin tali tampar Desa Bagelenan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan purposive sampling untuk menentukan subjek. kemudian teknik analisa yaitu miles and huberman, dan validitas data triangulasi data. melanjutkan dengan Teori yang digunakan dalam mengkaji fenomena dalam penelitian ini adalah teori etika subsistensi. Etika subsistensi merupakan sebuah teori yang dikemukakan James C. Scott mengenai prinsip “dahulukan selamat: ekonomi subsistensi”Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan dari memintal tali sebesar Rp200.000 hingga Rp350.000 per minggu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar subjek, bahkan terdapat satu subjek yang bisa menabung. Para subjek juga mencatat bahwa biaya hidup yang rendah di desa membantu mereka menyeimbangkan pengeluaran secara efektif. para buruh masih bertahan dengan profesinya saat ini, menganggap penghasilan yang stabil tiap minggunya sirasa sudah mencukupi keperluan pokok keluarga, terlebih dari merak juga memanfaatkan pekerja lain sebagai pemasukan tambahan

    Similar works