ABSTRAK
Studi ini merupakan kajian pemikiran Jalaluddin Rakhmat (1949-2021
M)” mengenai Tazkiyatun Nafs. Tazkiyatun Nafs adalah salah satu kajian tasawuf
untuk menyucikan jiwa manusia meluruskan hati dan panca indra. penyucian jiwa
berarti membersihkan rohani bersifat tercela membuang penyakit hati dan
menghiasi jiwa dengan sifat terpuji melalui terapi sufistik. Tazkiyatun Nafs telah
ditulis oleh para ilmuan sebelumnya seperti Imam Al Ghzali, Ibnu Taimiyyah dan
Said Hawwa. Menurut Jalaluddin Rakhmat Tazkiyatun Nafs adalah proses
penyucian diri yang bertujuan untuk membersihkan hati dari niat yang buruk,
dendam, benci, iri hati dan penyakit hati lainya. Selain itu membersihkan
kehormatan dari perbuatan kemaksiatan, dosa, dan kefasikan. Tazkiyatun Nafs
menampilkan kembali sifat kemanusiaan mereka dengan seluruh rangkaian
ibadah. Penelitian ini bertujuan Untuk mengatahui pemikiran Jalaluddin Rakmat
tentang Tazkiyatun Nafs. Untuk mengetahui tahap-tahap Tazkiyatun Nafs menurut
Pemikiran Jalaluddin Rakhmat. Penelitian ini merupakan penelitian berbasis
kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah Deskriptif-
Kualitatif. Hasil penelitian, mengembalikan kemanusiaan seseorang dengan
kelima rukun Islam mengajarkan bahwa setiap kemanusiaan hanya bisa
dikembalikan dengan penolakan kepada bentuk penindasan (yang diungkapkan
pada kalimat syahadat). Mengingat terus kebesaran Allah (dengan melaksanakan
sholat). Mengendalikan hawa nafsu (terdapat dalam puasa) dan menunjukan
solidaritas sosial kepada sesama manusia (tercermin pada zakat) lalu dengan
mengarahkan hidup hanya kepada Allah (seperti yang terdapat pada rukun Islam
terakhir haji). Dengan melalui tahapan Tazkiyatun Nafs yaitu Takhalli, Tahalli
Dan Tajalli.
Kata Kunci: Penyucian Jiwa, Takhalli, Tahalli Dan Tajalli