research

KONFLIK NILAI DAN NORMA DALAM TINDAKAN SOSIAL MASYARAKAT (Studi Kasus pada Masa Pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Ali Imron 99 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun)

Abstract

Munculnya perbedaan, pertentangan atau konflik nilai dan norma dikarenakan masih banyak masyarakat yang meyakini dan mematuhi nilai-nilai dan norma-norma sosial maupun keagamaan dalam menjalani kehidupan sehari hari, dan mereka tetap berpegang pada adat dan budaya yang sudah menjadi kebiasaan turun temurun pada setiap momen kegiatannya yang melibatkan keluarga besar maupun masyarakat sekitar pada masa pandemi covid-19. Dengan adanya aturan-aturan pembatasan beraktifitas disertai dengan pengawasan yang cukup ketat dari pemerintah/petugas pengendali covid-19 maka kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan ataupun akan dilaksanakan menjadi terhambat dan bahkan bisa gagal dilaksanakan. Tentunya hal ini bertentangan dengan kehendak atau rencana yang sudah disiapkan sebelumnya, apalagi kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang sudah dilakukan dan sudah menjadi nilai dan norma dalam masyarakat serta tahapan-tahapan prosesi dari kegiatan tersebut sudah menjadi adat, budaya serta tradisi masyarakat. Adanya kesenjangan pelaksanaan nilai dan norma dalam tindakan sosial di pondok pesantren Ali Imron 99 dengan standar normatif yang berbeda dari standar normatif nilai dan norma dalam tindakan sosial di system sosial masyarakat sekitarnya memunculkan perbedaan, pertentangan atau konflik dalam pelaksanaan nilai dan norma dalam tindakan sosial pondok pesantren maupun di masyarakat. Perbedaan, pertentangan atau konflik nilai dan norma ini dirasakan dalam pemikiran oleh masyarakat sekitar ketika datang untuk mengikuti kegiatan di pondok pesantren ataupun sebaliknya ketika pihak pondok pesantren mengikuti kegiatan di masyarakat. Sehingga penelitian ini mempertanyakan : (1) Bagaimana Konflik Nilai dan Norma dalam Tindakan Sosial Masyarakat pada Masa Pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Ali Imron 99 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun?, (2) Mengapa Pondok Pesantren Ali Imron 99 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Cenderung Tidak Melaksanakan Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19? Penelitian ini adalah jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokus penelitian in di pondok pesantren Ali Imron 99 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. Pemilihan subyek dan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purpossive. Peneliti mengumpulkan data sebanyak-banyaknya tentang konflik nilai dan norma dalam tindakan sosial di pondok pesantren dan mengapa ada kecenderungan pondok pesantren tidak melaksanakan protokol kesehatan. Data tersebut kemudian diolah dan dikatagorikan dan dianalisis sesuai denga tipe tindakan sosial Max Weber dan mengapa ada kecenderungan pondok pesantren tidak melaksanakan protokol kesehatan. Secara teoritis, menurut Max Weber, dapat maknai para kyai dan santri menyadari dan memahami sepenuhnya adanya aturan mengenai hal tersebut penerapan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di pesantren, namun tetap menghargai hal tersebut dipahami oleh individu secara absolut berupa nilai dan norma agama pada akhirnya mengesampingkan aturan protokol. kesehatan sebagai nilai dan norma peraturan pemerintah pada situasi pandemi Covid 19. Begitu pula masyarakat sekitar pesantren ketika mengikuti kegiatan di pesantren melakukan tindakan sosial yang bernilai rasionalitas yang mengedepankan nilai dan norma agama dengan mengesampingkan aturan protokol kesehatan saat mengikuti kegiatan di pesantren. Namun saat berinteraksi di luar Di lingkungan pesantren, mereka cenderung mutlak mengikuti aturan protokol kesehatan yang merupakan nilai dan norma yang berlaku umum di masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menegaskan, memperkuat atau mendukung teori tindakan sosial Max Weber, khususnya tiga jenis tindakan sosial yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu: (1) rasionalitas nilai sosial tindakan, (2) tindakan sosial rasionalitas instrumental, dan (3) tindakan sosial tradisional. Sedangkan jenisnya tindakan sosial afektif menurut teori Max Weber tidak ditemukan dalam penelitian ini. Kata Kunci: Konflik, Nilai dan Norma, Aksi Sosial, Pandemi Covid-19, Masyarakat

    Similar works