research

Aplikasi Penginderaan Jauh Sistem Informasi Geografi untuk Mengkaji Perubahan Penutup Lahan dan Arah Perkembangan Lahan Terbangun di Kota Batu, Provinsi Jawa

Abstract

Alih fungsi lahan dari lahan non terbangun menjadi lahan terbangun dapat memicu perkembangan fisik kawasan perkotaan yang semakin tidak terkontrol. Pemantauan Perubahan penutup lahan dilakukan untuk mengidentifikasi arah perkembangan kota. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui akurasi sistematik citra Landsat 7 ETM+ dan Landat 8 OLI untuk ekstrasi informasi penutup lahan, (2) mengetahui luas Perubahan penutup lahan, dan (3) mengkaji arah perkembangan lahan terbangun di Kota Batu. Data multitemporal berupa citra Landsat tahun 2001, 2013, dan 2016 digunakan untuk penelitian ini mengggunakan metode klasifikasi multispektral. Bidang elip dan windrose digunakan untuk merepresentasikan arah perkembangan lahan terbangun di Kota Batu. Akurasi citra Landsat tahun 2016 memperoleh sebesar 87,14% dan diperkirakan luas Perubahan penutup lahan yang mengalami Perubahan paling besar berupa tanaman semusim lahan basah (sawah) menjadi bangunan permukiman/ campuran sebesar 473,48 hektar. Arah perkembangan lahan terbangun berkecenderungan merunjuk ke arah tenggara yang merupakan aksesibilitas menghubungkan ke Kota Malan

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 09/07/2019