Riset ini melihat perubahan penting yang terjadi dalam kaitan dengan
dinamika politik dan persilangannya dengan Islam di Indonesia. Di
dalamnya mengkaji bagaimana praktek demokrasi elektoral memberikan
kesempatan politik bagi lahirnya orang kuat lokal menguasai
pemerintahan daerah. Dengan basis sosial keagamaan dominan, orang
kuat lokal ini membangun oligarki politik yang dibentengi para jagoan
(blater) dan tokoh-tokoh agama. Riset ini juga menjelaskan, bagaimana
masyarakat mencoba melawan oligarki politik orang kuat lokal dengan
mengembangkan perlawanan sosial yang bermula dari lingkungan dalam
ikatan kerabat (geneology) dan juga warga yang tergabung dalam organisasi
masyarakat sipil. Mereka mendorong proses demokratisasi melalui
tuntutan akses dan partisipasi masyarakat sipil dalam kebijakan
pemerintahan. Mereka juga berupaya mengembangkan berjalannya
mekanisme popular control untuk memastikan kebijakan yang diambil
pemerintah lebih berorientasi kepada kepentingan masyarakat banyak
dibandingkan kepentingan oligarki dan patron-client semata.
Kata Kunci : Oligarki Politik, Perlawanan Sosia