Pengetahuan tentang makanan dan strategi pola makan adalah penting untuk memahami peran ekologi dan kapasitas produktif populasi ikan. Informasi tersebut sangat penting untuk pengembangan rencana konservasi dan pengelolaan sumber daya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makanan dan strategi pola makan ikan kuniran di per-airan Teluk Kendari. Pengambilan contoh dilakukan sekali sebulan dari bulan bulan Mei sampai November 2016, de-ngan jaring insang eksperimental berukuran mata jaring ¾, 1, 1 ¼, dan 1 ½ inci. Kebiasaan makanan dianalisis meng-gunakan metode indeks bagian terbesar, sedangkan strategi pola makan ditentukan melalui metode Costello yang dim-odifikasi oleh Amundsen. Jumlah ikan yang terkumpul sebanyak 386 ekor dengan kisaran panjang total 46,0–176,0 mm dan kisaran bobot 3,0–67,1 g. Ikan dikelompokkan kedalam tiga kelompok ukuran yaitu ukuran kecil (46,0–90,0 mm), sedang (91,0–134,0 mm), dan ukuran besar (135,0–176,0 mm). Ditemukan 28 jenis organisme makanan dalam saluran pencernaan ikan kuniran. Menu makanan didominasi oleh kelompok fitoplankton genus Thallasiothrix. Ikan kuniran mengalami Perubahan makanan yang signifikan sejalan dengan bertambahnya ukuran panjang tubuh dan waktu. Dalam memanfaatkan makanan di perairan, kuniran umumnya mengembangkan strategi pola makan campuran antara generalis dan spesialis. Strategi pola makan generalis dikembangkan untuk memperoleh semua jenis mangsa, kecuali mangsa Thallasiothrix diperoleh dengan strategi pola makan spesialis