Perancangan Kampanye Sosial Mengenai Fenomena Revenge Bedtime Procrastination dan Pencegahannya bagi Dewasa Muda

Abstract

Revenge Bedtime Procrastination merupakan suatu fenomena dimana seseorang mengorbankan waktu tidurnya untuk melakukan aktivitas yang disenanginya sebagai aksi balas dendam waktu atas kesibukannya. Fenomena Revenge Bedtime Procrastination merupakan suatu fenomena baru yang masih jarang terdengar di Indonesia. Meskipun begitu, fenomena ini rupanya banyak dialami oleh sebagian besar masyarakat, khususnya pada dewasa muda. Kurangnya waktu tidur dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak produktif, mudah lelah, stress, depresi, hingga penyakit jantung. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Menurut data, sebagian besar masyarakat mengetahui dampak negatif yang dihasilkan dari fenomena Revenge Bedtime Procrastination, namun mereka tetap melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat akan bahaya dari fenomena Revenge Bedtime Procrastination bagi kesehatan. Maka dari itu, diperlukan solusi untuk memberikan persepsi baru dan mengubah pola pikir masyarakat terkait bahaya yang dapat ditimbulkan dari fenomena Revenge Bedtime Procrastination agar masyarakat dapat sadar dan mengubah perilakunya untuk memulai pola hidup sehat. Solusi tersebut berupa perancangan kampanye sosial mengenai fenomena Revenge Bedtime Procrastination dan pencegahannya bagi dewasa muda. Melalui kampanye ini, diharapkan masyarakat dapat memiliki kesadaran akan bahaya dari fenomena Revenge Bedtime Procrastination

    Similar works