PENGARUH SUHU DAN LAMA OKSIDASI ENZIMATIS DAUN PEPAYA TERHADAP KARAKTERISTIK TEH HERBAL MIX DAUN PEPAYA (Carica papaya) DAN JAHE MERAH (Zingiber officinale var Rubrum)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama
oksidasi enzimatis daun pepaya terhadap karakteristik teh herbal mix daun pepaya
dan jahe merah sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat
tentang diversifikasi jenis minuman fungsional yang berbasis daun pepaya dan jahe
merah serta meningkatkan nilai ekonomis daun pepaya dan jahe merah.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan
Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 3x4 sebanyak dua kali ulangan yang
dilanjutkan dengan uji lanjut duncan. Variabel percobaan terdiri dari suhu oksidasi
enzimatis (S) yaitu (27°C, 30°C, 35°C) dan lama oksidasi enzimatis (L) yaitu
(1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam).
Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan aktivitas antioksidan bahan baku
daun pepaya didapat nilai IC50 sebesar 1750,690 ppm dan pada jahe merah nilai
IC50 sebesar 425,508 ppm. Berdasarkan hasil uji organoleptik pada penelitian
pendahuluan, diperoleh hasil perbandingan daun pepaya dan jahe merah yang
terbaik adalah perbandingan 70:30. Berdasarkan hasil penelitian utama, suhu
oksidasi enzimatis (S) berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, atribut rasa dan
aroma. Lama oksidasi enzimatis (L) berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu,
atribut warna dan aroma. Interaksi suhu lama oksidasi enzimatis berpengaruh
terhadap kadar air, kadar abu serta atribut aroma. Hasil uji aktivitas antioksidan
pada produk terpilih s1l1 (suhu oksidasi enzimatis 27º C dan lama oksidasi enzimatis
1 jam) menunjukkan bahwa produk terpilih memiliki aktivitas antioksidan yang
lemah pada IC50 sebesar 359,609 ppm.
Kata kunci: daun pepaya, jahe merah, oksidasi enzimatis, teh herba