SOCIOPRENEURSHIP CONCEPT DAN STORYNOMIC TOURISM SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN EKONOMI WISATA KAPAL BOSOK SERANG

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk pengembangan dan optimalisasi objek wisata budaya Monumen Kapal Bosok Curugmanis Kota Serang yang mulai mengalami penurunan dikarenakan dampak lockdwn selama pandemi Covid-19 serta dikarenakan ketidaktahuan masyarakat tentang keberadaan objek wisata ini. Salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan metode sociopreneurship concept, yaitu melakukan kolaborasi dan sinergitas antar masyarakat desa, perangkat desa serta akademisi untuk menyelenggarakan kewirausahaan sosial untuk meningkatkan keterampilan, menemukan usaha baru serta melakukan inovasi produk yang sesuai dengan pasar seperti pelatihan pembuatan souvenir/oleh-oleh, melakukan inovasi dan diversifikasi produk pangan. Hal ini semata-mata bukan hanya mencari profit atau nilai tambah ekonomis, akan tetapi dapat menciptakan masyarakat yang memiliki skill baru untuk nantinya dapat dimanfaatkan baik untuk diri sendiri maupun masyarakat sekitar objek wisata. Selanjutnya digunakan pula metode storynomic tourism sebagai solusi terkait permasalahan penurunan jumlah wisatawan. Metode ini kembali populer sejak adanya pandemi Covid-19, metode ini mulai digunakan Kemenparekraf Indonesia sebagai sebuah strategi baru untuk mempromosikan pariwisata dan akan dikembangkan di 244 desa wisata di Indonesia yang melibatkan komunitas lokal, BUMDes dan masyarakat, dengan metode ini objek wisata dapat diangkat melalui cerita budaya, mitos, sejarah dan sebagainya yang dituangkan dalam bentuk video cerita terkait sejarah asli objek wisata tersebut, sehingga diharapkan nantinya wisatawan tertarik untuk berkunjung berdasarkan cerita budayanya

    Similar works