research

Urban Heat Island Kota Surabaya

Abstract

Perkembangan jumlah dan aktivitas penduduk perkotaan diyakini telah berpengaruh terhadap degradasi lingkungan fisik perkotaan, ditandai dengan menurunnya kualitas udara dan meningkatnya urban heat islands (UHI). Hasil beberapa menelitian menunjukan pola spasial suhu permukaan di perkotaan menunjukan terbentuknya UHI di daerah pusat kota dan makin ke arah pinggiran kota cenderung semakin menurun. Peningkatan suhu udara perkotaan tersebut diduga berkontribusi pula terhadap fenomena pemanasan global dan Perubahan iklim yang sedang terjadi. Melalui pengolahan dan interpretasi citra Landsat yang diverifikasi dengan survey lapangan pada 40 lokasi dengan stratified random sampling, penelitian ini ingin mengungkapkan pola spasial UHI dan kecenderungan arah Perubahannya di Kota Surabaya pada periode 1994-2000 dan 2000 – 2011, dengan mengkaitkannya dengan variabel tutupan lahan, kerapatan vegetasi dan kerapatan bangunan. Hasis analisis spasial menunjukkan bahwa UHI di Kota Surabaya pada tahun 1994, 2000 dan 2011 terbentuk di pusat kota dan cenderung semakin bertambah luas arealnya. Peningkatan UHI di Kota Surabaya berbanding lurus dengan kerapatan bangunan, dan berbanding terbalik dengan kerapatan vegetasi. Perubahan UHI pada periode 1994-2000 terjadi dari arah pusat kota ke arah utara dan selatan kota, sedangkan pada periode 2000-2011 cenderung terjadi dari pusat kota ke barat dan timur kota. Kata Kunci: Citra Landsat, Kerapatan Bangunan, Kerapatan Vegetasi, Kota Surabaya, Urban Heat Island

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 18/10/2017