Pengetahuan mengenai difusivitas air sangat penting untuk pemodelan kehilangan air selama penggorengan hampa udara. Kesesuaian model tergantung atas akurasi nilai difusivitas air. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung difusivitas air sebagai fungsi tekanan absolut, suhu dan kadar air awal bahan selama penggorengan hampa udara. Difusivitas air diperoleh dari laju kehilangan air dikalikan L2/π2. Laju kehilangan air ditentukan dari persamaan di- fusi tak mantap. Kemiringan dari kurva lama penggorengan terhadap rasio konsentrasi merupakan laju kehilangan air. Penilitian ini menggunakan wortel sebagai sampel. Laju kehilangan air ditentukan selama penggorengan hampa udara dengan variasi tekanan absolut, suhu dan kadar air awal bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa difusivi- tas air tergantung atas tekanan absolut, suhu dan kadar air awal. Peningkatan suhu dan kadar air awal menyebabkan peningkatan difusivitas air. Sedangkan peningkatan tekanan absolut menyebabkan penurunan nilai difusivitas air. Difusivitas air diprediksikan secara tepat pada range tekanan absolut 20 - 40 kPa, suhu 80 - 110 oC dan kadar air awal 198 - 940 % (bk)