Gala Show X-Factor Indonesia 2015 adalah salah satu ajang pencarian bakat di Indonesia. Komunikasi yang dilakukan oleh para mentor dalam acara tersebut menjadi salah satu poin penting karena mampu mempengaruhi jalannya acara tersebut serta mempengaruhi jalannya voting untuk para kontestan pencarian bakat. Selama acara pencarian bakat berlangsung, para mentor sering menggunakan alih kode dan campur kode. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, fokus dari skripsi ini adalah untuk menganalisis tipe-tipe alih kode dan campur kode, dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan alih kode dan campur kode. Penulis menggunakan teori Wardhaugh dalam menganalisis tipe-tipe alih kode, teori Suwito untuk mengalisis tipe-tipe campur kode, dan teori Holmes untuk mendeskripsikan faktor-faktor penggunaan alih kode dan campur kode. Penulis menemukan ada 2 tipe alih kode, 6 tipe campur kode, dan 4 faktor yang mempengaruhi alih kode dan campur kod