research

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Wisatawan Terhadap Pemanfaatan “Klinik Wisata” (Studi Kasus Di Kawasan Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah)

Abstract

Latar Belakang : Candi Borobudur merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Setiap tahunnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur selalu mengalami kenaikan. Peningkatan jumlah wisatawan yang semakin meningkat tersebut diikuti dengan peningkatan resiko kesehatan mengingat aktifitas kepariwisataan di daerah candi menimbulkan resiko seperti kelelahan, kepanasan, terpeleset, bahkan tidak jarang yang pingsan. Karena itulah peranan klinik wisata sangat besar dalam membantu para wisatawan yang mengalami hal-hal tersebut.Metode : Penelitian ini merupakan suatu penelitian observasional dengan metode penelitian cross sectional. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Kawasan Wisata Candi Borobudur Magelang karena penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap wisatawan terhadap pemanfaatan klinik wisata. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling. Besar sampel yang digunakan adalah 100 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang sebelumnya telah diuji validitasnya. Pengambilan data dilakukan dengan cara responden mengisi kuesioner. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan analisa Chi-square.Hasil : Dengan analisa statistik didapatkan bahwa tingkat pengetahuan (p=0,01) dan sikap (p=0,01) wisatawan memiliki hubungan yang signifikan dengan terhadap pemanfaatan klinik wisata.Kesimpulan : Tingkat pengetahuan dan sikap wisatawan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap pemanfaatan klinik wisata

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 19/08/2017