research

Strategi Politik Pemerintahan Siwole Mbatohu dan Pitu Dula Batu di Kerajaan Konawe pada Abad ke XVII

Abstract

Dengan pertimbangan luas wilayah kerajaan Konawe yang meliputi daratan Sulawesi tenggara, serta guna menjaga keamanan wilayah kerajaan dari berbagai ancaman baik dari dalam maupun dari luar agar tetap dalam persatuan maka Mokole Tebawo menyusun strtegi politik pemerintahannya yang disebut Siwole Mbatohuu dan Pitu Dula Batu yakni empat wilayah pemerintahan agar pemerintahan mudah dikontrol. Pemerintahan tingkat Wonua (negeri) dipimpin oleh seorang raja sebagai pemimpin tertinggi berkedudukan di Unaaha dibantu seorang Sulemandara sebagai wakil raja. Seorang Mokole mempunyai fungsi mengayomi serta melindungi seluruh rakyatnya. Pemerintahan ditingkat daerah yang terdiri dari empat wilayah yakni gerbang timur di Ranomeeto, gerbang barat di Tongauna, Barata I hana di Anggaberi dan Barata I moeri di Asaki Lambuya, masing-masing dipimpin seorang Raja bawahan. Menjalankan pemerintahan di daerah dengan membawahi beberapa wilayah puutobu. Pitu Dula Batu sebagai aparat kerajaan sebagai pembantu raja dan menjalankan fungsinya dalam bidang pertahanan didarat dan di laut, mengurus bidang ekonomi, menyelesaikan masalah peradilan adat, melayani masyarakat yang mencari keadilan, dan memelihara hubungan baik antar warga. Pemerintahan O,Tobu yang dipimpin seorang Puutobu setingkat kecamatan, pemerintahan O,napo setingkat Desa dan pemerintahan Anggalo setingkat kampung

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 07/01/2018