Terbentuknya lubang bekas galian tambang yang berisi air menyerupai danau atau yang biasanya disebut “kolong”. Kolong-kolong air bekas tambang mempengaruhi penurunan kualitas air sehingga diperlukan pengolahan. Pengolahan air kolong dapat dilakukan secara kimia dengan menggunakan Metode ozonasi dan adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengolahan air kolong muda dan air kolong tua yang terkontaminasi logam Fe dan Mn dengan menggunakan Metode ozonasi dan adsorpsi. Konsentrasi ozon dapat dihasilkan dari sumber gas berupa oksigen yang diinjeksikan ke dalam generator ozon. Konsentrasi ozon yang digunakan adalah 24 ppm dengan variasi waktu pengolahan 30 menit selama 2 jam. Variasi sampel yang digunakan adalah 5 sampel air kolong yang terdiri dari 3 kolong muda dan 2 kolong tua. Sedangkan proses adsorpsi menggunakan karbon aktif sebesar 700 gram dengan ukuran partikel 3 mm. Proses adsorpsi bertujuan untuk menyerap ion hidrogen dan logam hasil proses ozonasi dan menaikkan pH tanpa bahan kimia. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penyisihan Fe dan Mn terbaik dengan proses ozonasi dan adsorpsi untuk air kolong muda sebesar 94,04% dan 99,64%. Sedangkan efisiensi penyisihan Fe terbaik dengan proses ozonasi dan adsorpsi untuk air kolong tua sebesar 82,33% Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan air kolong dengan menggunakan Metode ozonasi dan adsorpsi dapat bekerja secara efektif dalam menyisihkan logam Fe dan Mn pada air kolong