Pulau Bali memiliki pantai yang indah serta merupakan aset yang tidak ternilai
harganya. Bagi masyarakat Bali sendiri, pantai memiliki fungsi religius sebagai
tempat ibadah bagi umat Hindu. Pulau Bali juga merupakan salah satu pulau tujuan
wisata nasional maupun Internasional, dengan obyek pariwisata yang menarik
terutama keindahan pantai-pantainya.
Akhir-akhir ini, masalah yang muncul di daerah pantai tidak hanya rusaknya
kawasan tepi pantai dengan berubahnya garis pantai baik oleh erosi, atau abrasi
maupun sedimentasi, namun juga penanganan kerusakan daerah pantai dan muara
sungai yang belum optimal, karena dalam penanganan masalah pantai tidak hanya
dilihat pada pantai itu saja, namun merupakan suatu sistem kawasan pantai yang
mencakup muara sungai yang ada, masyarakat dan aktivitasnya maupun utilitas serta
sejarah kegiatan masyarakat yang mungkin berpengaruh terhadap kondisi pantai di
kawasan tersebut. Suatu perencanaan, penataan dan pengembangan wilayah yang
baik memerlukan data spasial dan non-spasial yang kompleks dan sanga banyak,
sehingga perlu adanya alat yang dapat menghubungkan, mengelola, menganalisis,
dan menampilkan data serta informasi secara baik tentang lingkungan Pantai
Kedungu dan muara Sungai Bungbung yang ada disekitarnya. Pengelolaan
lingkungan Pantai Kedungu dan muara sungai Bungbung, ini diarahkan berdasarkan
prioritas sebagai berikut : pelestarian kawasan sempadan pantai, pemeliharaan lebar
mulut muara sungai dari penutupan sedimen, menjadi zona lindung , zona penyangga
dan zona pemanfaatan.
Kata kunci: pantai, muara sungai, sedimentasi