research

Biosorpsi Dan Reduksi Krom Limbah Penyamakan Kulit Dengan Biomassa Fusarium SP Dan Aspergillus Niger (Biosorpstion and Reduction of Chromium Bearing Tannery Wastewater Using the Biomass of Fusarium SP. and Aspergillus Niger)

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk membuktikan bahwa biomassa Fusarium sp dapat mereduksi Cr(VI), dan biomassa Aspergillus Niger dapat digunakan untuk mengambil ion krom dari larutan. Fusarium.sp ditumbuhkan pada media cair kentang dekftosa cair, ditambah K2Cr2O7 atau sludge limbah penyamakan kulit. Selanjutnya diamati Perubahan warnanya, bila terjadi Perubahan warna dan oranye ke ungu atau tak berwarna maka telah terjadi reduksi krom valensi VI menjadi krom valensi Ill. Aspergillus Niger ditumbuhkan pada media Potato dectrose agar (PDA) padat, dipindahkan ke media cair yang bensi bakto pepton, bakto dektrose dan srukronutrien. Produksi biomassa dilakukan pada labu erlenmeyer; setelah 5 hari dipanen dan dibuat bubuk. Bubuk ini digunakan untuk mengambil krom dari larutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa Fusarium sp dapat digunakan untuk mengambil krom dan larutan yang.mengandung KrCrrO, atau sludge limbah penyamakan kulit. Waktu inkubasi yang lebih lama meningkatkan absorbsi krom oleh biomassa Fascrium sp. Fusarium sp mampu mereduksi Cr(VI) menjadi Cr(Iii). Biomassa Aspergillus Niger dapat digunakan untuk mengambil krom dari larutan. Hasil terbaik diperoleh pada konsentrasi awal 100 mg/I, pada pH 2,0, berat biomassa 0,1 g, dan waktu kontak 12 jam, yaitu 96,23% untuk Cr(II| dan96,3 % untuk Cr(VI). Fusarium sp. dan A. Niger dapat digunakan sebagai bioremediator dalam penanganan limbah penyamakan kulit secara biologi

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 16/11/2017