research

Estimasi Sebaran Dan Analisis Risiko Tsp Dan Pb Di Terminal Bis Terhadap Kesehatan Pengguna Terminal (Studi Kasus: Terminal Mangkang Dan Penggaron, Semarang)

Abstract

Aktivitas terminal merupakan salah satu aktivitas yang menyebabkan peningkatan pencemaran udara. Aktivitas kendaraan di terminal menghasilkan banyak polutan yang memiliki dampak negatif bagi tubuh. Beberapa jenis polutan yang dihasilkan adalah partikel debu atau Total Suspended Particulate (TSP) dan Pb yang terdapat di udara,dan apabila terhirup oleh manusia dapat menimbulkan penyakit. TSP dan Pb dianalisis untuk mengetahui besarnya konsentrasi pencemar, membandingkan hasil pengukuran TSP dengan baku mutu, pembuatan estimasi sebaran, dan perhitungan analisis risiko di Terminal Mangkang dan Penggaron Kota Semarang pada pengukuran tengah minggu (weekdays) dan akhir minggu (weekend). Alat yang digunakan dalam pengambilan sampel TSP adalah Dust Sampler dan untuk pengukuran unsur pencemar Pb menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Konsentrasi TSP di Terminal Mangkang dan Penggaron tertinggi didapatkan pada saat pengukuran akhir minggu (weekend), begitu pula dengan konsentrasi Pb di Terminal Penggaron. Sedangkan untuk pengukuran pencemar Pb di Terminal Mangkang, rata-rata tertinggi dihasilkan pada pengukuran tengah minggu (weekdays). Setelah didapatkan konsentrasi pencemar pada masing-masing terminal, langkah selanjutnya yaitu pembuatan estimasi sebaran dengan menggunakan software Caline4 dan Surfer. Berdasarkan perhitungan analisis risiko, dapat diambil kesimpulan bahwa besarnya risiko total pada seluruh titik sampling di Terminal Mangkang dan Penggaron berada dibawah nilai risiko maksimum yaitu 1, sehingga paparan TSP dan Pb yang diterima oleh responden tidak berisiko bagi kesehata

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 19/08/2017