Perbedaan Intensitas Penggunaan Media Sosial, Durasi Tidur dan Tingkat Konsumsi Natrium Makanan Korea Instan pada Penggemar Kpop dan Non-Kpop (Studi pada Kelompok Dewasa Awal Usia 18-34 Tahun)
Latar Belakang: Berkembangnya budaya K-Pop di Indonesia menyebabkan
peningkatan penggunaan media sosial, berkurangnya durasi tidur dan membawa
makanan khas Korea instan dengan kadar natrium tinggi menjadi populer, baik
pada penggemar K-Pop maupun penggemar non K-Pop. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui perbedaan intensitas penggunaan media sosial, durasi
tidur dan tingkat konsumsi natrium makanan Korea instan pada penggemar K-Pop
dan non K-Pop.Metodologi: Penelitia kuantitatif dengan desain studi cross sectional, pada 108 penggemar K-Pop dan non K-Pop usia 18-34 tahun di Indonesia, mengunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan secara daring menggunakan
kuesioner SONTUS, STQ dan SQ-FFQ. Analisis bivariat menggunakan uji Mann-
Whitney.Hasil Penelitian: Tidak terdapat perbedaan signifikan pada intensitas penggunaan
media sosial (p = 0,488) dan durasi tidur (p = 0,353), namun terdapat perbedaan
signifikan pada tingkat konsumsi natrium makanan Korea instan antara
penggemar K-Pop dan non K-Pop (p = 0,013).Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan pada intensitas penggunaan media sosial dan durasi tidur serta terdapat perbedaan pada tingkat konsumsi natrium makanan Korea instan antara penggemarK-Pop dan non K-Pop