research

Pengaruh Aplikasi Asam Giberelin (Ga3) Terhadap Hasil Benih Padi Hibrida

Abstract

Hasil benih padi hibrida sistem tiga galur memiliki kelemahan, yaitu rendahnya eksersi malai dan tingkat penyerbukan silang,sehingga hasilnya rendah. Percobaan terdahulu menunjukkan bahwa aplikasi GA3 dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan eksersi malai dan penyerbukan silang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi aplikasi GA3 terhadap peningkatan hasil benih padi hibrida (F1). Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Singamerta, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten pada Mei sampai Oktober 2013. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan empat ulangan. Petak utama yaitu tetua padi hibrida (galur mandul jantan/GMJ dan restorer) yaitu HIPA 8 (A1 dan BP51-1), HIPA 6 (A2 dan B8094), HIPA Jatim 3 (A6 dan PK88) dan HIPA 14 SBU (A7 dan BH33d-Mr-57-1-2-2). Anak petak ialah tiga taraf frekuensi penyemprotan GA3 terdiri atas : kontrol (W0), dua kali aplikasi (W1) dan tiga kali aplikasi (W2). Dosis GA3 yang digunakan adalah 200 ppm yang merupakan konsentrasi terbaik dari hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi GA3 mampu meningkatkan tinggi tanaman, eksersi malai, eksersi stigma dan durasi bunga membuka dibandingkan kontrol. Hasil yang terbaik dicapai pada perlakuan GA3 dengan dua kali aplikasi (W1). Hasil benih pada perlakuan W1 mencapai 1429 kg/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi tiga kali GA3 (1215 kg/ha) dan kontrol (703 kg/ha)

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 12/02/2018