research

Hubungan Abnormalitas Hasil Ct-scan Dengan Developmental Delayed Pada Pasien Suspek Infeksi Cytomegalovirus Kongenital

Abstract

Latar belakang: Developmental delayed merupakan sequele yang paling banyak ditemukan pada pasien infeksi Cytomegalovirus (CMV) kongenital. Hal ini berkaitan erat dengan abnormalitas struktur otak akibat invasi virus. Salah satu upaya deteksi dini dapat dilakukan yakni dengan pemeriksaan CT-Scan kepala. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis abnormalitas CT-Scan yang dapat menjadi faktor resiko kejadian developmental delayed pada infeksi CMV kongenital. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Data yang digunakan berupa catatan medik dan dianalisis menggunakan uji fisher dilanjutkan regresi logistik untuk mengukur rasio prevalensi Hasil: Dari 28 subyek yang diinklusi pada tahun 2012-2013 didapatkan gambaran CT-Scan kalsifikasi intrakranial 7 (25%), ventrikulomegali 5 (17,9%), Atrofi cerebri 10 (35,7%), dan kelainan minor lain 16 (57,1%). Kejadian developmental delayed terjadi pada 22 (78,6%) subyek. Berdasarkan hasil uji fisher, atrofi cerebri secara bermakna (p=0,049) berhubungan dengan peningkatan resiko kejadian developmental delayed pada infeksi CMV kongenital. Rasio prevalen tidak dapat ditentukan karena terdapat sel yang bernilai nol. Kesimpulan: Atrofi cerebri secara bermakna berhubungan dengan peningkatan resiko kejadian developmental delayed pada infeksi CMV kongenital

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 01/12/2017