research

Uji Kekuatan Jalan Beton Bersirip yang Diperkaku dengan Cara Penebalan pada Bagian Sirip

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan pengujian secara eksperimental. Pengujian dilakukan dengan cara uji pembebanan terhadap pelat beton bersirip diatas perletakan kaku dengan ukuran skala laboratorium yaitu 40 x 40 x 20 cm dengan ketebalan 2,5 cm. Benda uji terdiri menjadi dua kelompok, yaitu 4 pelat beton bersiripdengan tulangan dan 7 tanpa tulangan. Penambahan penebalan pada sirip dilakukan dengan penebalan sisi dalam sebesar 0°, 8,53°, 10°, 16,69°, 20°, 24,23° dan 30°. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan penebalan pada sirip pelat beton dapat meningkatkan daya dukung pelat. Beban maksimum berdasarkan uji eksperimental pelat beton dengan tulangan kemiringan 30°, yaitu 5764,36 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 30° sebesar 5694 kg. Pelat beton dengan tulangan kemiringan 20° yaitu 3899,33 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 20° sebesar 3891,18 kg. Pelat beton dengan tulangan kemiringan 10° yaitu 2742,99 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 10° sebesar 2931,64 kg. Pelat beton dengan tulangan kemiringan 0° yaitu 2457,48 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 0° sebesar 2540,07 kg. Pelat beton tanpa tulangan kemiringan 24,23° yaitu 4498,92 kg, 16,69° sebesar 3487,37 kg dan 8,53° sebesar 3008,11 kg. Beban maksimum berdasarkan model simulasi pelat beton dengan program SAP2000 kemiringan 0°, yaitu 416 kg dan kemiringan 0°, sebesar 423 kg. Perbandingan rata-rata daya dukung pelat beton bersirip berdasarkan model simulasi dan uji eksperimental adalah sebesar 28,13%.Kata

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 16/11/2017