Masalah utama tembakau Temanggung adalah rendahnyaproduktivitas yang disebabkan oleh mundurnya daya dukung lahan karenaerosi dan endemi penyakit lincat (kompleks nematoda Meloidogyne spp,bakteri Ralstonia solanacearum, dan cendawan Phytophthora nicotianae).Saat ini telah diperoleh enam galur hasil persilangan dari varietas Sindoro1 (moderat tahan terhadap Ralstonia solanacearum tetapi rentan terhadapMeloidogyne spp. dan sangat rentan terhadap Phytophthora nicotianae)dengan tembakau virginia yang tahan terhadap ketiga patogen tersebut.Evaluasi terhadap hasil, indeks mutu, indeks tanaman dan ketahananterhadap ketiga patogen telah dilakukan di 3 lokasi selama tiga tahundengan rancangan acak kelompok tiga ulangan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada dua galur harapan yaitu (1) Galur A dengan rata-rata produktivitas : 0,880 ton rajangan kering per ha dan indeks mutu40,28 indeks tanaman 35,47 dan kadar nikotin 5,52%. Produktivitas galurA meningkat 48,08%, indeks mutu meningkat 4,87% dan indeks tanamanmeningkat 53,73% serta kadar nikotin menurun 15,06% dibanding varietasstandar. Galur A memiliki sifat moderat tahan terhadap bakteri Ralstoniasolanacearum dan toleran terhadap nematoda Meloidogyne spp. (2) GalurE dengan rata-rata produktivitas : 0,869 ton rajangan kering per ha, indeksmutu 36,01 indeks tanaman 31,87 dan kadar nikotin 6,00%. Produktivitasgalur E meningkat 46,23%, indeks mutu menurun 6,25% dan indekstanaman meningkat 38,12% serta kadar nikotin menurun 2,56% dibandingvarietas standar. Galur E memiliki sifat moderat tahan terhadap bakteriRalstonia solanacearum dan toleran terhadap nematoda Meloidogyne spp