'Universitas Warmadewa - WMBJ - Warmadewa Management and Business Journal'
Abstract
Arsitektur tradisional Bali memiliki
elemen penggubahan sangat beragam yang
berkaitan dengan ruang dan bentuk. Pada beberapa
kasus dapat dikatakan ikon atau identitas kota
mempengaruhi arsitektur perdesaan. Sebaliknya
dalam makalah ini penulis justru ingin
menawarkan ide agar keragaman ikon arsitektur
desa pegunungan dapat memperkaya identitas
kota (desa dataran). Ide ini tentu saja sangat
realistis mengingat antara desa dan kota saling
pengaruh mempengaruhi. Ikon arsitektur desa
dengan beberapa penyesuaian atau perubahan
dapat diterapkan di daerah perkotaan. Misalnya
tata ruang (rumah deret) dan pengawasan ruang
(kelompok otonom) di desa pegunungan dapat
diterapkan di daerah perkotaan. Mengingat
gubahan bentuk dan ruang arsitektur di kota
Denpasar relatif seragam dan kental dengan
elaborasi tinggi atau banyak ornamen seperti
arsitektur kota Denpasar dan kota Gianyar