'Indonesian Center for Animal Research and Development (ICARD)'
Doi
Abstract
Tongkol jagung merupakan hasil samping tanaman jagung yang jumlahnya cukup banyak, tetapi mengandung serat kasar, kadar lignin dan silika yang tinggi mengakibatkan kecernaan tongkol jagung menjadi rendah dan konsumsinya oleh ternak terbatas, sehingga perlu dilakukan fermentasi untuk dapat meningkatkan nilai nutrisi dari tongkol jagung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein kasar, serat kasar, lemak kasar, dan BETN tongkol jagung yang difermentasi menggunakan jamur pelapuk. Penelitian ini menggunakan jamur pelapuk Tametes versicolor dan Ganoderma applanatum. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu A (Tongkol jagung tanpa fermentasi), B (tongkol jagung yang difermentasi jamur Trametes versicolor) dan C (tongkol jagung yang difermentasi jamur Ganoderma applanatum), setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A, B dan C berpengaruh sangat nyata (