Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh pelatihan psikologi pemasaran terbadap
orientasi pelanggan pada tenaga pemasaran PT Nawata Kurnia Putra, Surabaya Orientasi pelanggan
merupakan penjualan yang berorientasi pada pelanggan sebagai perwujudan konsep pemasaran di dalam
interaksi antar individu penjual dan pelanggannya Model penjualan ini berorieotasi untuk mempertahankan kepuasan pelanggan jangka panjang . Salah satu cara meningkatkan kemampuan tenaga pemasaran yang berorientasi terbadap pelanggan adalah dengan mengadakan pelatihan psikologi
pemasaran yang diharapkan mampu mengungkap aspek psikologis. Pelatihan psikologi pemasaran adalah
suatu metode pelatihan untuk meningkatkan orientasi seseorang (dalam hal ini tenaga pemasaran) terutama
pada pelanggannya. Populasi dalam penelitihan ini adalah tenaga pemasaran yang bekerja di PT Nawata Kurnia Putra
sebanyak 14 orang. Sampel yang diambil adalah tenaga pemasaran berjenis kelamin laki-laki yang telah
bekerja minimal 2 tahun beusia antara 25-35 tahun dengan tingkaat pendidikan akhir minimal SMU sederajat.
Oleh karena itu teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Pada penelitian ini
sampel yang menjadi subyek penelitian terbagi menjadi 3 orang kelompok eksperimen dan 3 orang
kelompok kontrol yang sebelumnya. telah dilakukan test inteligensi dan daya berpikir . Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan atau desain penelitian
Nonrandomized Control Group Pretest-Posttest, dimana sebelum pelatihan dilakukan uji pretest dan
setelah pelatihan dilakukan posttest orientasi pelanggan dari SOCO Scale baik pada kelompok kontrol
maupun kelompok eksporimeo. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain: wawancata. angket test CFFT (IQ) dan test MBTI (gaya berpikir )serta observasi. Analisa data menggunakan uji analisis nonparametrik
Kolmogorof-Smimov yang dibantu dengan SPSS versi ll.O.
Hasil uji hipolesa menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pelatihan psikologi pemasaran terhadap
orientasi pelanggan. deDgllll p>0.05 atau p=0.109 . Ada pengaruh gaya berpikir dan inteligensi terhadap
orientasi pelanggan dengan p<0.05 atau p=o.028. Dengan demikian hipotesa yang menyatakan bahwa ada pengaruh pelatihan psikologi pemasaran terhadap orientasi pelanggan pada tenaga pemasaran PT.Kurnia Putra ditolak. Oleh karena itu untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti dengan jumlah
sampel yang lebih besar serta perlu diteliti karakter kepribadian subyek, sedangkan untuk perusahan
hendaknya mengadakan pelatihan psikologi untuk meningkatkan orientasi terhadap pelanggan juga dalam
seleksi karyawan terutama pada bagian pemasaran untuk mempertimbangkan gaya berpikir dan inteligensinya