research

Upaya Meningkatkan Jumlah Nasabah melalui Simpanan Pendidikan di BMT Marhamah Wonosobo

Abstract

Baitul Maal Wat Tamwil atau lebih dikenal dengan BMT merupakan salah satu bentuk lembaga keuangan Syari’ah non bank. Sebuah lembaga keuangan Islam yang hadir di tengah-tengah carut marutnya perekonomian kapitalis yang di terapkan di negeri ini, kini hadir dengan menawarkan sistem baru sistem yang bebas dari riba. Kendati demikian, implementasi prinsip-prinsip Syari’ah secara teknis operasional masih dihadapkan pada sekian banyak permasalahan yang perlu segera dipecahkan. Salah satu di antaranya menyangkut kemampuan analisa fiqh sebagian besar pengelola BMT yang belum memadai, sehingga tak jarang dijumpai kasus seorang petugas BMT bingung memilih model akad Syari’ah yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dan rencana alokasi dana yang telah ditetapkan. Bahkan tak jarang petugas pembiayaan akhirnya keliru menerapkan akad yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Upaya BMT Marhamah dalam meningkatkan pilihan nasabah pada Simpanan Pendidikan dan bagaimana Strategi Marketing BMT Marhamah dalam mensosialisasikan produk Simpanan Pendidikan untuk meningkatkan jumlah nasabah. Penelitian yang dilakukan dengan metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat di amati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada beberapa, antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Dan analisis data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan analisis data penelitian deskriptif. Penghimpunan dana atau simpanan yang dikeluarkan untuk melatih dan mendidik siswa sekolah untuk hidup hemat dan gemar menabung pada umumnya persyaratan dan penerapannya hampir sama dengan bank lain pada umumnya. Akan tetapi penarikan dilakukan maksimal 2 kali dalam 1 tahun atau setiap semester. Simpanan pendidikan di KJKS BMT Marhamah ini sudah sesuai dengan akad yang digunakan yaitu wadi’ah dan simpanan pendidikan yang diangkat oleh penulis ini juga sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) KJKS BMT Marhamah yang telah ditetapkan. Simpanan pendidikan di KJKS BMT Marhamah sudah sesuai dengan hukum syari’ah Islam karena, dengan penggunaan akad wadi’ah yang diterapkan dalam simpanan tersebut sudah sesuai dengan Fatwa DSN NO: 02/DSN-MUI/IV/2000 tanggal 1 April 2000 tentang tabungan dan sudah sesuai pula dengan rukun dan syarat dari akad wadi’ah itu sendiri

    Similar works