research

PENGARUH PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG) PERORAL TERHADAP PENINGKATAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH Rattus novergicus strain Wistar JANTAN

Abstract

Permata Sari, Ade Ayu. 2013. Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate (MSG) Terhadap Peningkatan Kadar Glukosa Darah pada tikus putih (Rattus novergicus strain Wistar). Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing: (1) dr. Fathiyah Safithri, M.Kes , (2) dr. Nur Kaputrin D. Latar Belakang: Hiperglikemia adalah peningkatan kadar glukosa darah diatas normal. Salah satu penyebab hiperglikemia adalah MSG. Saat ini, penggunaan MSG di negara kita meningkat 24,1% per tahun. Penelitian sebelumnya oleh Ahluwalia yang meneliti MSG terhadap glukosa, mengukur kadar glukosa dengan metode orthotolidin dan tidak menyertakan dosis minimal yang menimbulkan peningkatan kadar glukosa. Pada penelitian ini, pengukuran kadar glukosa darah menggunakan metode GOD PAP. Tujuan: Untuk membuktikan adanya pengaruh pemberian MSG terhadap peningkatan kadar glukosa darah pada tikus putih. Metode: Menggunakan rancangan Post Test Controlled Group Design dengan sampel penelitian dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I tidak diberi MSG, kelompok II,III,dan IV diberi MSG peroral (54 mg/kgBB/hari, 108 mg/kgBB/hari, 270 mg/kgBB/hari) selama 30 hari. Selanjutnya, dilakukan pengukuran kadar glukosa darah pada tikus dengan menggunakan metode GOD PAP. Hasil Penelitian: Hasil uji oneway ANOVA sig=0,000 (p<0,05) menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tikus kontrol dan tikus yang diberi perlakuan. Semakin tinggi dosis MSG yang diberikan, semakin meningkat kadar glukosa darah (pearson correlation = 0,778). Kesimpulan: Pemberian MSG peroral terbukti dapat meningkatkan kadar glukosa darah pada tikus

    Similar works