PENGARUH METODE PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK
TERHADAPPEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN
MATEMATIKA MELALUI E-LEARNING
(Studi Eksperimen Di Kelas VII MTS Darul Fallah Bongas Indramayu)
PENGARUH METODE PENDIDIKAN
MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DALAM
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI E-LEARNING. Skripsi. Cirebon :
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Tadris Matematika, IAIN Syekh Nurjati,
Agustus 2015.
Permasalahan pendidikan realistik berpengaruh pada pemahaman siswa
khususnya pada pelajaran matematika bahwa matematika dianggap sebagai pelajaran
paling sulit dipahami bagi siswa. Efek negatif dari pandangan ini banyak siswa merasa
anti dengan matematika sebelum betul-betul mempelajari matematika.
Menghubungkan kehidupan realita siswa dengan pembelajaran matematika akan
membuat siswa menerima pembelajaran karena menganggap matematika bukan suatu
yang terpisah dari siswa itu sendiri. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa
terhadap pembelajaran matematika dengan metode Pembelajaran Matematika
Realistik melalui E-learning.
Untuk mengetahui respon siswa, pemahaman siswa,pengaruh siswa terhadap
penggunaan metode pendidikan matematika realistik melalui E-learning. Penulis telah
meneliti hasil dari pembelajaran matematika realistik melalui E-learning bahwa
Respon siswa dikelas VII A MTs Darul Falah kecamatan Bongas Kabupaten
Indramayu mengenai penggunaan metode pembelajaran pendidikan matematika
realistik termasuk dalam kategori sedang. Hal ini terlihat dari klasifikasi presentasi
skor angket respon siswa mengenai penggunaan metode pembelajaran pendidikan
matematika realistik dari semua indikator yang dijawab siswa dapat diakumulasi yaitu
sebesar 65,92 % yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian siswa kelas
VII A MTs Darul Falah kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu mempunyai
pemahaman matematika yang baik. Pemahaman belajar siswa secara keseluruhan
menunjukan kategori baik. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata 76,69 ini menunjukan
rata-rata siswa yang termasuk kategori baik/tuntas karena lebih besar dari kriteria
ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditentukan dari sekolah yaitu 73,00.
Berdasarkan hasil pengujian regresi diperoleh koefesien (r) = 0,621 yang
termasuk dalam kategori cukup kuat dan koefesien determinasi (r2) = 0,386 atau
3,86% yang menandakan adanya pengaruh sebesar 3,86%. Adapun persamaan
regresinya Ŷ = 6,680 + 0,903 X, nilai sig. untuk nilai konstanta yaitu 0,649 > 0,05
yang artinya tidak signifikan, sedangkan nilai sig. untuk koefisien arah regresi linier
yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya signifikan. Koefisien bernilai positif artinya terjadi
hubungan positif antara penerapan metode pembelajaran matematika realistik terhadap
kemampuan pemahaman matematika siswa, semakin tinggi penerapan metode
pembelajaran matematika realistik maka semakin meningkat kemampuan pemahaman
matematika siswa